
Yakitori merupakan jenis sate ayam panggang yang berasal dari Jepang. Yakitori terbuat dari beberapa potong daging ayam, yang kemudian ditusuk pada tusukan bambu yang diberi bumbu barbeque. Yakitori biasanya dipanggang diatas arang.
Yakitori disajikan dengan menggunakan garam atau saus tare. Saus tare adalah saus yang terbuat dari mirin, sake, kecap, dan gula.
Yakitori merupakan makanan yang populer di Jepang. Banyak orang membeli yakitori untuk dimakan di rumah.

Rabindranath Tagore atau Gurudev, lahir di kota Kolkata, India pada 7 Mei 1861. Tagore mulai menulis puisi sejak usia 8 tahun. Banyak pengetahuan yang didapat saat ia dan ayahnya mengunjungi Dalhousie, sebuah bukit peristirahatan di kaki pegunungan Himalaya. Antara lain sejarah, ilmu perbintangan, dan ilmu pengetahuan modern. Ia juga belajar bahasa Sansekerta serta karya sastra klasik.
Tahun 1877, ia mulai menulis cerita pendek dan menerbitkan karya puisi pertama dengan menggunakan nama samaran "Bhanush-ingho" (Singa Matahari).
Awalnya, Tagore mengenyam pendidikan dasar dirumah, karena ingin menjadi pengacara, ia mendaftar di sekolah umum di Inggris (1878), namun sayangnya tidak tamat.
Selama tahun 1891-1895, Tagore menghasilkan banyak sekali karya. Beberapa karya besarnya antara lain : Gitanjali (Song Offerings), Gora (Fair-Faced) dan Ghare-Baire (The Home and The World). Ia juga menulis sejumlah puisi, cerita pendek, novel dan lagu. Dua buah lagu ciptaannya kini menjadi lagu kebangsaan Bangladesh dan India.
Tagore merupakan orang Asia pertama yang mendapat anugerah Nobel dalam bidang sastra (1913). Pada 1921, ia mendirikan sekolah di Shantiniketan, India, bersama rekannya.
Ia wafat pada 7 Agustus 1941 di Jorasanko, Kolkata.

Paus bertanduk atau Narwhal (Monodon monoceros) hidup di perairan Kutub Utara. karena tanduk yang dimilikinya, mamalia ini kerap disebut dengan "unicorn kutub utara". sayangnya, hewan itu sangat jarang ditemui keberadaannya.
Namun, Justin Anderson, baru-baru ini berhasil mendokumentasikannya. Anderson adalah produser program acara BBC Natural History Unit. Ia bersama tim-nya pergi ke Kutub Utara pada bulan juni tahun lalu. tujuannya, membuat film dokumenter tentang migrasi paus bertanduk saat musim panas.
Menurut Anderson, timnya sempat menemui kesulitan dalam melakukan tugasnya. alasannya, karena paus bertanduk sukar ditemui. padahal habitat mereka cukup luas, yakni setara dengan luas wilayah Skotlandia di Inggris.
Baginya, mencari paus bertanduk bagaikan mencari jarum diatas tumpukan jerami. akan tetapi, kegigihannya kemudian membuahkan hasil. Ia dan tim-nya melihat kumpulan paus bertanduk di perairan yang letaknya antara selat Baffin, Kanada dengan pintu masuk Kutub Utara.
Pecahkan misteri
Film dokumenter Anderson mendapat pujian dari beberapa ahli. Salah satunya, Mads Pieter Heide-Jorgensen, Ia adalah ilmuwan dari Institute of National Resources, Greenland.
Jorgensen berkata, film karya Anderson bisa memecahkan misteri keberadaan paus bertanduk. Selama ini, paus bertanduk dianggap tak nyata. Bahkan banyak yang mengira kalau hewan itu adalah mitos belaka. Karenanya, film ini bisa menjadi petunjuk untuk penelitian paus bertanduk secara lebih dalam lagi.

"Bento" adalah istilah dalam bahasa Jepang untuk "makanan (bekal) dalam kemasan yang praktis". biasanya bento berisi nasi, lauk pauk, daging dan sayur. semuanya diatur dengan rapi sehingga enak dilihat dan mengundang selera makan.
Sejarah bento
Cikal bakal bento di Jepang, berasal dari zaman Kamakura (1185-1333). saat itu orang Jepang mengenal hoshii-ii atau nasi kering. Hoshii-ii bisa dimakan begitu saja, bisa juga direbus dahulu dalam air sebelum dimakan. Hoshii-ii ini dibawa dalam sebuah tas kecil.
Pada jaman Edo (1603-1867), makanan bekal yang disebut bento berkembang pesat. kali ini, sudah ada aturan khusus untuk memasak dan membuatnya, lalu wadahnya berupa kotak dari anyaman bambu.
Pada jaman Meiji (1868-1912), orang Jepang mulai menjual bento di stasiun kereta api. Bento ini disebut juga "ekibento" atau "ekiben".
Menghilang dan hadir kembali
Bento mulai menjadi barang mewah pada jaman Taisho (1912-1926). sebab, wadahnya adalah kotak alumunium yang mengkilat dan mudah di bersihkan. sayangnya, hal ini malah menghentikan perkembangan bento. ada gerakan sosial yang menolak bento. bento dituding sebagai alat untuk memamerkan kekayaan. perlahan-lahan, bento hilang dari peredaran. sebaliknya, kantin dan kafetaria semakin berkembang.
Bento kembali hadir dalam masyarakat Jepang pada tahun 1980-an. kali ini wadahnya adalah kotak plastik sederhana. penampilannya tidak mencolok dan harganya tidak terlalu mahal sehingga kehadirannya bisa diterima oleh banyak orang.

Situs Warisan Dunia
Beberapa wilayah di Pulau Tasmania mendapat perlindungan dari UNESCO sebagai situs warisan dunia. semua area itu diberi nama Tasmanian Wilderness. luas Tasmanian Wilderness diperkirakan 13.800 kilometer persegi. disana terdapat Soulthwest National Park. ini merupakan taman nasional terbesar di pulau Tasmania, luasnya mencapai 6.052,13 kilometer persegi.
Taman Nasional
Selain Situs Warisan Dunia, pulau Tasmania juga memiliki beberapa Taman Nasional. salah satu taman nasional yang terkenal adalah Cradle Mountain-Lake St.Claire. di taman nasional ini, ada gunung tertinggi di pulau Tasmania, yakni Gunung Ossa yang tingginya sekitar 1.614 meter.
Penduduk asli
Penduduk asli pulau Tasmania adalah suku Aborigin Tasmania. para ilmuwan memperkiran, mereka telah tinggal di kawasan pulau Tasmania sejak 35.000 tahun lalu. masa itu jauh sebelum pulau Tasmania dan pulau Australia besar terpisah di zaman es.
Suku Aborigin Tasmania terbagi menjadi sembilan etnik. pada zaman kolonial Inggris tahun 1803, jumlah mereka di prediksi antara 5.000 hingga 10.000 orang. lalu pada tahun 1833 jumlahnya berkurang hingga hanya 300-an orang.
Saat ini, keberadaan masyarakat dari keturunan murni suku Aborigin Tasmania, tak diketahui lagi. ada dugaan, mereka musnah.
Trugannini (1812-1876) di duga adalah orang dari keturunan murni suku Aborigin Tasmania yang terakhir hidup. adapula dugaan lain bahwa Fanny Cochrane Smith (1834-1905), dialah orang terakhir dari keturunan murni suku Aborigin Tasmania.
Karya sastra
Karya sastra yang tercipta dari warga pulau Tasmania terbilang sedikit. namun karya sastra itu cukup berkembang. biasanya, karya sastra disana bercerita tentang kehidupan dan lingkungan sekitarnya.
Nah, satu dari beberapa karya sastra yang cukup terkenal adalah buku yang berjudul Tiger Tale. ilustrasi dan ide ceritanya dibuat oleh Marion Ishamal dan Steve Isham. buku itu bercerita tentang kehidupan harimau tasmania (Thylacinus cynocephalus).

Dengan teknologi yang canggih, wajah dari sebuah mumi akhirnya bisa terlihat tanpa harus membuka peti matinya. bahkan, tanpa harus membuka balutan kain linen yang membungkusnya.
Hal itu dilakukan oleh ahli kebudayaan Mesir. Dr.Emily Teeter dari Univerisity of Chicago's Oriental Institute di kota Chicago.
Gambaran wajah mumi itu akan dipamerkan di salah satu musium di Amerika Serikat. untuk mengungkap wajah mumi itu, para ahli menggunakan alat scanner (pemindai) yang biasa digunakan di rumah sakit. peti mati yang berisi mumi dimasukkan ke dalam alat itu, lalu sinar X akan menembus peti mati dan lapisan kainnya. setelah itu muncullah wajah si mumi.
DailyMail melaporkan, pada masanya, mumi itu adalah seorang pendeta sekaligus ahli musik. namanya Meresamun. ia hidup di sebuah kuil di kota Thebes (Mesir Kuno) pada tahun 800 Sebelum Masehi. Mumi Meseramun ditemukan di Mesir pada tahun 1920 oleh James Henry Breasted. ia adalah pendiri Oriental Institute.

Apa yang dilakukan Keren Dunaway-Gonzales sangat hebat. di usia 12 tahun, ia telah menjadi orang yang peduli pada penyakit AIDS. Ia pun menjadi tamu kehormatan cilik dalam Konferensi AIDS International si Mexico City,Mexico.
Dalam konferensi itu, Keren berpidato di dampingi oleh Presiden Mexico, Felipe Calderon dan Sekretaris Umum PBB, Ban Ki-Moon.
Kata Keren, "anak-anak perempuan dan anak-anak lelaki yang hidup dengan HIV semakin banyak. kami punya cita-cita menjadi artis, guru atau dokter, tapi.. cita-cita itu bisa terwujud bila kami mendapat perhatian apa yang kami butuhkan. kami butuh obat dan juga diterima di sekolah seperti anak yang lain". usai pidato, Keren mendapat standing ovation yang meriah dari peserta konferensi.
Keren Dunaway-Gonzales mengidap virus HIV sejak lahir, ia mengetahui tentang penyakit itu dari kedua orang tuanya saat berusia 5 tahun, dengan bantuan gambar. kedua orang tua Keren juga mengidap HIV.
Pada usia 9 tahun, Keren sempat ditolak disekolahnya. namun, ia dan kedua orang tuanya berjuang untuk mendapat pendidikan yang sama. usaha itu berhasil.
Usaha Keren juga tak berhenti disitu. ia juga membuat majalah untuk anak-anak Llavecitas. isinya tentang informasi HIV. kini Keren menjadi murid yang terkenal di sekolahnya. ia telah berkeliling dunia, untuk memberi pemahaman mengenai HIV untuk anak-anak seusianya.